Mudik bikin Panik!!



Mau cerita ya temen-temen..ternyata mudik buat pasutri pemalas seperti aku dan mas adalah hal yang bikin panik. Aku terbiasa apa-apa itu disediain, disiapin, begitupun Mas. Dan, disaat mau mudik, kita panik, mas ga mau ribet, akupun gamau diribetin hahaha. Oke, sekian curhat soal rumah tangga aku yang berantakan tapi penuh keromantisan.  

Cerita kepanikan mudik dimulai..

-‍11.45 sampai ke stasiun kiaracondong
12.00 sadar salah beli tiket, niatnya mau berangkat ke Jakarta jam 12:45, tapi taunya tiketnya itu 30 juni 2019 jam 12:45 :) padahal ini 30 Mei 2019. Gatau deh aku pesen tiketnya gimana, haha.

Sempet gakan berangkat, tapi musti inget buat berangkat dan ikutan project ini, ada cita2 seseorang, aku berangkat ke Lamongan. 

-Akhirnya cek traveloka, pesen travel ke Jakarta, beruntung masih ada mobil yang tersedia, sampe travel di daerah dago, naik gocar, sekitar jam satu kurang, terus jam 13.00  baru sadar sesuatu, adalah HP KETINGGALAN :) 

-Mau nangis :) akhirnya inget niat lagi, aku coba usaha telpon customer service gojek. Dapet lah nomot drivernya, tapi cemas juga soalnya travel berangkat jam 13.30

-Beruntung banget travelnya datang agak telat, dan jam 13.40, hape aku dianterin drivernya. 

-Jam 14.00 otw Jakarta, telat setengah jam, cemas juga takut ga sampe tepat waktu.. Karena katanya di jalan lagi macet parah, sempet kena macet juga di kilometer 52 sampai 40 gitu ya? Lupa

-Jam 17.00 sampai Jakarta, :') depan Plaza Slipi, terus mesen go ride. 

- Jam 17:13 sampai stasiun gambir.. :') 
Sempet kepisah juga sama mas, karena aku pilih naik go ride, lumayan biar hemat kalau pake gocar agak lumayan tarifnya, beruntung gak kepisah lama di stasiun. Walaupun mas sempet berisik karena BT musti nyamperin aku😂.

Dan ya begitulah drama hari ini.. 

Sekarang jam 19:36 aku lagi menikmati perjalanan di Kereta Api Sembrani Wisata Priority bersama #MudikWarnaWangiDaia

Cerita keseruan mudik bersama DAIA, nanti aku bakalan cerita yaaa..


Salam Full of Lops teman-teman semua..

Menyesal Menikah!!!

"tau gini aku gak usah nikah dulu" 

Hallo jiwa-jiwa yang pura-pura ketawa padahal terluka? Pernah ngerasain hal seperti ini? 

Belakangan ini, sekitar dua bulan terakhir aku ngerasa patah hati atas pernikahan aku yang tahu ini menginjak usia pernikahan 2 tahun, ini bukan soal ketidakcocokan, karena aku sangat bahagia bisa punya pendamping hidup yang legal, halal, bisa jadi tabungan ibadah, dan ya sebetapa beruntungnya aku bisa hidup bersama orang yang cinta sama aku, sayang sama aku, tahu banget aku "boroknya" kaya apa, betapa beruntungnya aku dikelilingi orang-orang di sekitarnya yang nganggap aku gak seperti orang lain saat pertama bertemu, semua tentangnya dan sekelilingnya teramat indah. Lalu apa yang terjadi? 

Ini soal kekalahan dan ketidakpercayadirian aku untuk menghadapi hidup yang ternyata tidaklah mudah untuk menjadi anak sulung. Semenjak Bapak tiada, tahun 2003, aku belum pernah menangis tiap ke makam bapa, sekalipun rindu aku gak pernah sampai nangis yang berlebihan, tapi semenjak lulus kuliah tahun 2016, rasa rindu ke Bapa itu tiba-tiba levelnya naik, tiap mengingatnya pasti meneteskan air mata, sampai kemarin terakhir sebelum puasa, didepan makamnya aku pertama kalinya nangis di depan makam bapa, posisi tangan masih mengadah, setelah berdoa aku berkata " pa, maaf aku gagal, aku gak bisa, semuanya kenapa jadi terasa berat, impian aku dulu saat kecil untuk membahagiakan orang tua seakan semuanya sirna, dengan segala keterbatasanku, aku pikir dengan aku hidup mandiri, itu sudah cukup, tuntas sudah kewajibanku menjadi seorang anak, tapi ternyata tidak, dan saat aku memutuskan menikah dengan orang yang aku cintai, aku pun ternyata tak bisa membahagiakan siapapun, aku seperti mencari perlindungan, seolah lepas dari tanggung jawab, cuci tangan dari tugasku sebagai seorang anak" *nafasku terasa sesak* kemudian aku tersadar setelah aku berkata " kenapa bapak harus pergi, coba saja bapak gak pergi", seketika aku tersadar, kenapa aku menjadi menyalahkan keadaan, karena ketidakmampuanku. 

Sebagai anak sulung tentunya punya kewajiban istimewa, dan selama ini aku selalu gagal untuk menjadi anak yang berbakti dan membahagiakan orangtua, orangtuaku satu-satunya, Ibu. Selalu menjawab keluh kesahnya dengan "tak bisa", sekalipun bisa membantu, ya aku tak pernah sepenuhnya dapat membantunya. Ada yang berkata karena aku boros, gaya hidupku tak terbatasi, demi apapun aku nelangsa, karena selama ini aku selalu mencoba bekerja keras, walaupun memang aku selalu saja belum sampai menjadi apa yang orangtuaku impikan. 

Terkadang, saat aku harus pulang larut malam, pulang pagi hari, berangkat pagi pulang pagi, aku selalu menatap suamiku sesampainya di rumah, berkali-kali aku bilang " harusnya kamu punya istri bukan kaya aku, kamu berhak bahagia, tepatnya dibahagiakan", untuk membahagiakannya aku bukan jagonya, sesampai rumah pasti aku tertidur, seharian di rumah, aku sibuk dengan aktifitasku, sekalinya bersama dan berdekatan pasti kalau ada salah satu yang sedang demam, bahkan pernah seminggu hanya sedikit berbicara karena kesibukanku yang entah apa hahah. 

Wajar jika ada yang berkata, kemana hasilnya kesibukanku selama ini, aku tak bisa menjawab, karena tak mungkin juga kujelaskan, pada intinya aku pun punya kebutuhan. Jika ada yang berkata aku sering foya-foya, aku patah hati jika mendengar hal itu, makan di luar sesekali, jalan ke luar kota bersama mas jarang sekali, karena aku berhati-hati aku tak ingin ada yang tersakiti, aku tak ingin ada anggapan " tuh buat seneng-seneng aja bisa" seakan mengiyakan bahwa menikah adalah cuci tangan dari tugas seorang anak. 

Aku saat ini sangat-sangat tidak percaya diri, aku selalu iri jika ada anak yang bisa membahagiakan orangtuanya dengan sangat, bahkan saat kemarin aku menyaksikan keluarga Halilintar patungan mobil untuk hadiah orangtuanya, disitu aku ngerasa sakit sekali, aku merasa payah, mereka semuanya kompak membahagiakan. Materi yang ada ditumpahkan hanya untuk kebahagiaan orangtua, dan itu sangat berbanding terbalik dengan aku saat ini. 

Selalu terdengar dalam diriku bahwa " orangtua selalu berkorban untuk anaknya, tapi anak belum tentu mau berkorban untuk orangtuanya,  1 orangtua dapat membahagiakan 7 orang anak dalam satu waktu, sedangkan 7 orang anak belum tentu bisa membahagiakan orangtuanya dalam satu waktu", sambil menangis aku memeluk mas  " mas tahu gitu aku jangan nikah dulu, aku harusnya selesaikan dulu tugas aku, sampai kaya keluarga halilintar, kenapa aku harus nikah dulu" .. 

Yah, tapi ini namanya hidup, tak perlu aku menyeseli kenapa harus menikah sebelum sukses, ini hanya soal waktu, apakah aku dapat melewati ujian kehidupan yang diberi Tuhan dengan baik? Jika hasilnya baik, aku dapat dua penghargaan sekaligus, yaitu  anak yang baik, berbakti, sekaligus seorang istri yang baik dan patuh terhadap suami. Walaupun itu entah kapan akan terjadi ')) 

Noera Slimming Tea - Teh Pelangsing Kekinian

Hallo semuanya apa kabar? bulan puasa kali ini uda buka puasa bersama kemana aja ? secara ya pasti undangan grup di whatsapp sama di line dari angkatan SD- SMP-SMA bahkan grup TK juga ngedadak ngajak reunian hihi,nah makin banyaknya tawaran, otomatis dong secara kalau buka puasa di luar dengan pilihan menu yang beragam, suka jadi kalap. 

Singkat cerita, sekarang aku lagi jalanin pola "bebas makan tanpa karbo", ada memang sesekali aku kecolongan makin nasi, kalau kangen, ya namanya juga sudah terbiasa hidup bersama ya kan beb, kalau langsung berpisah gitu aja, agak susah butuh proses hihi. Jadi pola bebas makan itu, aku bisa bebas makan apa aja kecuali nasi, mie, roti kue, dan aneka kawanan karbo lainnya.

Nah, itu semua kurang komplit rasanya kalau ga ditemenin sama produk "Slimming Tea". Aku tuh dari dulu kalau lagi deit ala-ala pasti selalu ditemenin sama slimming tea, beberapa jenis slimming tea pernah aku coba dari lokal sampai internasional heheh, semua produk yang udah aku coba memang ngebantu banget proses diet ala-ala aku, nah cuma memang beda-beda reaksinya ada yang bikin gigi jadi berkarang, ada yang bikin pusing, ada yang bikin bulak-balik Toilet. 

Be Happy With Fanbo - Produk terbaru Fanbo Cosmetics


Halo temen-temen ketemu lagi di tulisan aku, seneng deh rasanya setiap nulis bisa menyebarkan cerita kebahagiaan baru kepada kamu, iya kamu hey jiwa-jiwa yang penuh dengan kebahagiaan. Jadi, kali ini aku seneng banget, karena berkesempatan untuk review produk-produk terbarunya Fanbo bareng temen-temen yang terpilih dari Beauty Ranger. Fanbo emang bukan brand baru ya guys, doi uda lama sejak puluhan tahun, dan sekarang terus berinovasi, dengan produknya yang semakin bagus dan kekinian.

Holika - Holika Pure Essence Mask Sheet Charcoal





Halloo teman-teman, apa kabar semuanya? udah lama banget kita gak saling sapa di blog, ya biasalah ya duniawi yang banyak cabangnya ini, sehingga suka ada aja yang bikin lupa hihi. Oke, oke. Di tulisan kali ini, aku mau cerita pengalaman aku menggunakan produk terbarunya dari Holika Holika. 






"Holika - Holika Pure Essence Mask Sheet Charcoal" yang baru aja launching 12 April 2019 kemarin. Lembaran masker hitam ini unik banget guys, karena mengandung bubuk arang sesuai namanya, dengan kemampuan menyerap kotoran secara menyeluruh yang dapat menyumbat pori-pori dan membantu menyamarkan pori-pori. Penting banget kan ini, manfaat dari maskernya. Tak hanya itu, masker ini juga mengandung ""Centelle Asiatica dan Hyaluronic Acid sebagai anti inflamasi dan kulit tetap lembab sehingga tampak lebih cerah. 




Produk satu ini juga selain sudah terdaftar di Badan POM, kandungannya aman sekali, tanpa parfum, atau  bahan kimia berbahaya lainnya sehingga dapat digunakan oleh semua umur, termasuk anak-anak. Masker satu ini sangat direkomendasikan untuk teman-teman yang kondisi kulitnya OILY dan BERJERAWAT. 















Keunikan lainnya dari masker ini adalah, lembar maskernya yang hitam ini tersa pas di wajah aku, nyaman saat digunakan. Essencenya berlimpah, dan hasilnya langsung terasa. Kulit terasa halus, lembut, cerah dan bercahaya. 



Yang mau samaan pake masker satu ini, yuk langsung kepoin IGnya Holika Holika : https://www.instagram.com/holikaholika_indonesia/?hl=id

Cara pemakaiannya bisa cek ke Youtube aku ya : 




Thank you so much juga untuk Beautyfeat.id :))