Tips Bersih Steril Tanpa Repot Saat Travelling bersama Botanina



Hallo sobat tulis online dimanapun berada, beberapa waktu lalu aku dapet tiket ME TIME dari Mas Suami, temen-temen bisa cek keseruannya disini ya https://www.instagram.com/p/Byw-Knyn8bR/.
Nah, karena tempat yang aku pilih itu adalah hotel kapsul, otomatis fasilitas kaya toilet, wastafel, shower room, itu berada di luar kamar. Dan, seperti biasa untuk ngisi waktu luang aku, aku bikin tutorial make up, review produk, dll. Sebelum pakai make up aku itu harus banget tangan aku bersih, dicuci terlebih dahulu, tapi karena kalau uda masuk kapsul aku males banget keluar, beruntung aku bawa BOTANINA SANITIZING HAND GEL!



Aromanya yang unik, mudah meresap, gak lengket dan sangat praktis untuk kemasannya sangat travel friendly, praktis dan gak takut tumpah. Sebelum aku ceritain lebih lanjut tentang produknya, aku mau cerita dulu tentang brand BOTANINA!

TIPE - TIPE MENJAGA PASANGAN - KAMU YANG MANA?


Halo sobat tulis onlen dimanapun berada, aku lagi seneng banget nulis nih gais, akhirnya aku tahu blog aku buat diapakan haha. Aku akan mengisinya dengan tips-tips, dan curahan isi hatiku haha. Seperti judulnya aku bakalan bahas tipe-tipe menjaga pasangan. Tipe manakah kamu? jawab di kolom komentar #tsah!!

Ada beberapa tipe untuk menjaga pasangan, entah kamu yang mana, bisa jadi yang menggenggam erat atau melepas tapi memantau, ada juga yang melepas karena tak mau tahu. Aku adalah tipe yang kedua, melepas sambil memantau. Karena pernah menggenggam erat ternyata malah membuat genggaman itu menjadi tidak nyaman. Sebenarnya menurutku semua tipe yang aku sebutkan, itu semuanya ada sisi ketidaknyamanannya sendiri.

PRELOVED BARANG HASIL REVIEW - BOLEH KAN?







designed by CANVA


Halo sobat tulis onlen dimanapun berada, di tulisan kali ini aku mau cerita pengalaman aku selama jadi "reviewer". Setiap dapat kesempatan review, aku mendapatkan barang secara FREE alias GRATIS. Seneng banget kan? seneng sih walaupun PR banget ngerjainnya, butuh perjuangan, apalagi kalau ngantuk. alhasil ketiduran, dan kerjaan reviewnya batal, sampe mepet-mepet malah hihi hampir deadline

Satu persatu barang review hadir di tengah-tengah kamarku yang mungil minil, otomatis selama satu tahu, mengabdi sebagai reviewer sejati, ada puluhan barang hadir, dan gak semuanya dipake, bisa jadi karena sudah punya sebelumnya, atau karena gak cocok, meskipun produk yang didapat itu bagus-bagus semua. Tapi, apa daya kondisi hasil pemakaian tiap orang berbeda-beda, atau bisa jadi juga malas pakainya, semisal nih aku selalu kelewat pake night cream, alhasil night cream banyak yang gak kepake setelah direview. 

NAH, LALU BAGAIMANA BIAR BARANGNYA GAK NUMPUK DI KAMAR? BOLEH KAH AKU JUAL?

Mudik Warna Warni DAIA - Naik Kereta Api Fasilitas Mewah


Hallo, sobat tulis onlen dimanapun berada! Di postingan kali ini seperti judulnya, aku mau ceritain pengalaman aku mudik. Ohya, sobat pada mudik kemana nih? *lanjut cerita ya*Aku gak pernah nyangka sama sekali, tahun ini akan menjadi tahun yang sangat berkesan untuk mudik. Sebelumnya, aku dan Mas suamiku, gak kepikiran kalau tahun ini bakalan bisa ke Lamongan. Terakhir ke Lamongan itu tahun 2015, waktu aku dan mas masih pacaran ihiw.



Nah, aku balik ke siapa sih ke Lamongan? Jadi, Lamongan itu adalah kampung halaman Alm.Bapak. Waktu tahu, DAIA ngadain mudik bareng dan aku lihat ada tujuan LAMONGAN, aku langsung "apply", tadinya kalau aku dapet kesempatan mudik bareng DAIA,  aku mau ajak Ibu dan Ade aku, secara Ibu ingin banget ke Lamongan. Nah, waktu aku dikabari aku dapat kesempatan mudik bareng DAIA. Aku langsun kontak ibu aku, tapi sayang banget, beliau gak bisa ikut karena satu dan lain hal. Alhasil aku dan mas berangkat berdua. Setidaknya, aku bisa mewujudkan cita-cita Ibu buat silaturahmi ke Lamongan. 



Sebenernya untuk bisa sampai ke acara Mudik Bareng Daia, saat hari H tepat tanggal 30 Mei 2019, itu banyak sekali drama, bikin nangis dan hampir ga jadi berangkat, sobat semua bisa baca tulisannya disini : http://www.ambiwwanovita.com/2019/05/mudik-bikin-panik.html

Tapi, bersyukur banget aku dan mas bisa berangkat, dan datang dari Bandung ke Jakarta tepat waktu. Pemberangkatan mudiknya dari Stasiun Gambir, sebelum berangkat kita registrasi ulang dulu, diberi id card, dan  dikasih goodies banyak sekali.


Isi goodiesnya apa aja Novita?
sudah aku update di IG Story, teman-teman bisa cek nanti ya aku akan taruh linknya di akhir tulisan. 

Sampai akhirnya, jam 7 malam setelah buka puasa bersama, perjalanan naik kereta dimulai. Sesampainya di dalam Kereta, awal masuk keretanya, aku super duper terkagum-kagum betapa kerennya, kereta ini. Jadi, para peserta difasilitasi oleh DAIA, mudik nyaman menggunakan Kereta Api Priority, waktu aku lihat harga tiketnya perorang dari Jakarta ke Lamongan kalau naik kereta api ini, bisa buat DP motor dan beli mekap sekeresek gede, hihi. Terimakasih banyak untuk DAIA pokonya. Sebelum Kereta Api melaju, aku dan para peserta berfoto bersama di luar kereta, tapi sayang sekali aku gak punya fotonya, malum aku dan mas anaknya tuh selalu ingin tampi, dan kita gak ada yang ngalah buat fotoin hiks hehe. Kemudian, dilanjut di dalam ada sambutan dari pihak DAIA, lalu doa bersama.



Didalam kereta, aku bisa santai-santai, selonjoran, karokean bareng peserta mudik, banyak games seru selama perjalanan, acara makin seru dipandu oleh kaka MC Mas Ferdi, keseruan lainnya juga adalah banyak makanan hhiihi, karena disediakan parasmanan dengan menu-menu makanan yang enak, sampai menu sahur pun disediakan juga loh, faslitas lainny adalah selama perjalanan aku  nonton film serasa di Bioskop hihi, bener-bener fasilitas keretanya super istimewa. Perjalanan 9 Jam pun gak kerasa lama dengan Kereta Api Sembrani Priority ini.







Sepanjang perjalanan aku pun makin nyaman karena dari rumah, baju panjang, kerudung yang aku pakai itu udah dicuci paka DAIA Detergen, jadi sepanjang jalan, gak akan ada bau apek, meskipun aku udah seharian di perjalanan dari Bandung ke Jakarta, sampai naik kereta. Apa varian Daia favorit kamu sobat? kalau aku DAIA+Softener Pink. Harum, mewangi, lembut sepanjang hari pokoknya. Selama perjalanan aku sama mas, senyum-senyuman sendiri menikmati fasilitas di kereta ini. Sampai-sampai aku bisa skincare'an di kereta loh sobat, bisa cek videonya disini : https://www.instagram.com/p/Byh_5d9HGXg/



Sampailah di Lamongan jam 05.00, Dan bertemu keluarga penuh haru, karena gak ada yang bisa nyangka aku datang ke Lamongan, kalau bukan berkat DAIA, belum tentu aku bisa. 

 

Terima Kasih DAIA, semoga program #MudikWarnaWangiDaia selalu ada setiap tahunnya, semoga DAIA Detergent tak pernah bosan berbagi kebahagiaan bersama para pelanggan setia DAIA. Cerita aku mudik di Lamongan dengan suasananya sudah aku posting di Instagram ya, sekali lagi terimakasih DAIA.


- Jangan lupa tonton keseruan cuplikan perjalanan seru Mudik Bersama DAIA : https://www.instagram.com/p/ByOwYWOHgXT/ 

- Dan momen haru aku bertemu keluarga di Lamongan https://www.instagram.com/p/ByO1hhSHnmy/

- Keseruan lainnya dan isi goodies dari DAIA : https://www.instagram.com/stories/highlights/17980979269247359/?hl=id







Tips Perawatan Kulit Tanpa Ribet - Envygreen

Hallo temen-temen yang aku cintai, jadi beberapa waktu lalu di kegiatan gathering Blogger Vlogger Yeppo dan Beautyfeat.id, tepatnya tanggal 19 Mei 2019 lalu. 

Dari acara tersebut semua peserta dapat oleh-oleh dari envygreen, sejumlah produk yang didapat sesuai dengan jenis kulit kita, hasil konsultasi tentunya. Nah, aku dapat varian produk yang "Brightening Full Pack" 


Aku dapet 7 produk yang isinya : 

1. Day Skin Care
Terdapat produk Ultimate Sun Protection, digunakan setelah Gentle Clean Facial Foam dan Gentle Clean Face Toner 

2. Night Skin Care
Terdapat produk Night Extra Whitening dan Intensive serum vitamin C, digunakan setelah Gentle Clean Facial Foam dan Gentle Clean Face Toner 

3. Weekly Skincare 
Terdapat produk "dead skin cell remover", digunakan setelah Gentle Clean Facial Foam dan Gentle Clean Face Toner 

Dan aku mendapat produk tambahan Lip Colour Care Envygreen, yang menjadi produk favorit aku juga, sepertinya aku akan membuat bahasan mengenai produk ini di Youtube. Stay tune ya.

Nah, di tulisan kali ini aku akan membahas mengenai tips perawatan mingguan tanpa banyak produk, dan gak butuh waktu lama. 

Seperti yang sudah aku tulis diatas mengenai produk apa saja yang digunakan untuk perawatan mingguan, ya hanya tiga produk saja dari Envygreen, tapi dapat ditambahkan menggunakan masker favorit. 


Di awali dengan menggunakan gentle clean facial foam, atau agar lebih maksimal sebelumnya sudah dilakukan pembersihan menggunakan "face cleanser" terlebih dahulu.  Manfaat dari facial foam Envygreen adalah dapat membersihkan dan melarutkan kotoran, menjadikan kulit bersih dan tetap lembab. Busanya lembut di wajah. Dan facial foam satu ini adalah teksturnya yang cair, untuk penggunaannya sangat mudah dan nyaman, serta kandungan alaminya dari ekstrak lidah buaya untuk formula bebas minyak. 


Dilanjutkan dengan menggunakan produk "Gentle Clean Face Toner", teteskan pada kapas, lalu tepuk-tepuk pada wajah guna mendapatkan kulit lembab dan segar, toner satu ini terdiri dari kandungan lidah buaya dengan pelembab alami, guna menjaga keseimbangan kadar kulit. 

Lalu pengaplikasian "Dead Skin Cell Remover", sebelum ke pembahasan produknya, kita harus mengetahui bahwa pengangkatan sel kulit mati itu begitu penting, karena setiap 28 hari kulit kita berganti, nah jangan sampai sel kulit mati menumpuk, karena dapat berakibat kulit tampak kusam, tidak cerah, flek, dan berjerawat (sumber : buku panduan Envygreen) 

FYI : setelah usia di atas 25 tahun, siklus pergantian kulit dapat lebih panjang bisa sampai 60 hari. 

Gak perlu sampai nunggu segala macam akibat terjadi, envygreen sudah punya solusinya, dengan cara yang mudah, hanya mengoleskan peeling ke wajah dengan arah memutar selama 1 menit, dengan arah memutar, kemudian bilas dengan air hingga bersih. 


Jangan khawatir mengenai teksturnya, peelingnya sangat lembut, bebas butiran, dan tidak menyebabkan iritasi, cocok untuk segala jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Digunakan 2-3 kali seminggu. 

Sangat mudah bukan? Perawatan kulit dengan produk-produk Envygreen untuk perawatan mingguan ini, sangat menyenangkan dan hasilnya pun untuk kulit aku sejauh ini, aku merasa cocok. Ohya, produk-produk Envygreen merupakan produk perawatan kulit yang aman, sudah terdaftar di BPOM, dan sudah teruji. 

Teman-teman yang penasaran mengenai bagaimana cara pemakaiannya bisa cek Instagram aku ya : 


Jangan lupa cek juga Instagramnya Envygreen untuk mengetahui produk-produknya https://instagram.com/envygreen_id?igshid=58ka7fjm0g5p


Sampai ketemu di tulisan selanjutnya. Terimakasih Envygreen..

Mudik bikin Panik!!



Mau cerita ya temen-temen..ternyata mudik buat pasutri pemalas seperti aku dan mas adalah hal yang bikin panik. Aku terbiasa apa-apa itu disediain, disiapin, begitupun Mas. Dan, disaat mau mudik, kita panik, mas ga mau ribet, akupun gamau diribetin hahaha. Oke, sekian curhat soal rumah tangga aku yang berantakan tapi penuh keromantisan.  

Cerita kepanikan mudik dimulai..

-‍11.45 sampai ke stasiun kiaracondong
12.00 sadar salah beli tiket, niatnya mau berangkat ke Jakarta jam 12:45, tapi taunya tiketnya itu 30 juni 2019 jam 12:45 :) padahal ini 30 Mei 2019. Gatau deh aku pesen tiketnya gimana, haha.

Sempet gakan berangkat, tapi musti inget buat berangkat dan ikutan project ini, ada cita2 seseorang, aku berangkat ke Lamongan. 

-Akhirnya cek traveloka, pesen travel ke Jakarta, beruntung masih ada mobil yang tersedia, sampe travel di daerah dago, naik gocar, sekitar jam satu kurang, terus jam 13.00  baru sadar sesuatu, adalah HP KETINGGALAN :) 

-Mau nangis :) akhirnya inget niat lagi, aku coba usaha telpon customer service gojek. Dapet lah nomot drivernya, tapi cemas juga soalnya travel berangkat jam 13.30

-Beruntung banget travelnya datang agak telat, dan jam 13.40, hape aku dianterin drivernya. 

-Jam 14.00 otw Jakarta, telat setengah jam, cemas juga takut ga sampe tepat waktu.. Karena katanya di jalan lagi macet parah, sempet kena macet juga di kilometer 52 sampai 40 gitu ya? Lupa

-Jam 17.00 sampai Jakarta, :') depan Plaza Slipi, terus mesen go ride. 

- Jam 17:13 sampai stasiun gambir.. :') 
Sempet kepisah juga sama mas, karena aku pilih naik go ride, lumayan biar hemat kalau pake gocar agak lumayan tarifnya, beruntung gak kepisah lama di stasiun. Walaupun mas sempet berisik karena BT musti nyamperin aku😂.

Dan ya begitulah drama hari ini.. 

Sekarang jam 19:36 aku lagi menikmati perjalanan di Kereta Api Sembrani Wisata Priority bersama #MudikWarnaWangiDaia

Cerita keseruan mudik bersama DAIA, nanti aku bakalan cerita yaaa..


Salam Full of Lops teman-teman semua..

Menyesal Menikah!!!

"tau gini aku gak usah nikah dulu" 

Hallo jiwa-jiwa yang pura-pura ketawa padahal terluka? Pernah ngerasain hal seperti ini? 

Belakangan ini, sekitar dua bulan terakhir aku ngerasa patah hati atas pernikahan aku yang tahu ini menginjak usia pernikahan 2 tahun, ini bukan soal ketidakcocokan, karena aku sangat bahagia bisa punya pendamping hidup yang legal, halal, bisa jadi tabungan ibadah, dan ya sebetapa beruntungnya aku bisa hidup bersama orang yang cinta sama aku, sayang sama aku, tahu banget aku "boroknya" kaya apa, betapa beruntungnya aku dikelilingi orang-orang di sekitarnya yang nganggap aku gak seperti orang lain saat pertama bertemu, semua tentangnya dan sekelilingnya teramat indah. Lalu apa yang terjadi? 

Ini soal kekalahan dan ketidakpercayadirian aku untuk menghadapi hidup yang ternyata tidaklah mudah untuk menjadi anak sulung. Semenjak Bapak tiada, tahun 2003, aku belum pernah menangis tiap ke makam bapa, sekalipun rindu aku gak pernah sampai nangis yang berlebihan, tapi semenjak lulus kuliah tahun 2016, rasa rindu ke Bapa itu tiba-tiba levelnya naik, tiap mengingatnya pasti meneteskan air mata, sampai kemarin terakhir sebelum puasa, didepan makamnya aku pertama kalinya nangis di depan makam bapa, posisi tangan masih mengadah, setelah berdoa aku berkata " pa, maaf aku gagal, aku gak bisa, semuanya kenapa jadi terasa berat, impian aku dulu saat kecil untuk membahagiakan orang tua seakan semuanya sirna, dengan segala keterbatasanku, aku pikir dengan aku hidup mandiri, itu sudah cukup, tuntas sudah kewajibanku menjadi seorang anak, tapi ternyata tidak, dan saat aku memutuskan menikah dengan orang yang aku cintai, aku pun ternyata tak bisa membahagiakan siapapun, aku seperti mencari perlindungan, seolah lepas dari tanggung jawab, cuci tangan dari tugasku sebagai seorang anak" *nafasku terasa sesak* kemudian aku tersadar setelah aku berkata " kenapa bapak harus pergi, coba saja bapak gak pergi", seketika aku tersadar, kenapa aku menjadi menyalahkan keadaan, karena ketidakmampuanku. 

Sebagai anak sulung tentunya punya kewajiban istimewa, dan selama ini aku selalu gagal untuk menjadi anak yang berbakti dan membahagiakan orangtua, orangtuaku satu-satunya, Ibu. Selalu menjawab keluh kesahnya dengan "tak bisa", sekalipun bisa membantu, ya aku tak pernah sepenuhnya dapat membantunya. Ada yang berkata karena aku boros, gaya hidupku tak terbatasi, demi apapun aku nelangsa, karena selama ini aku selalu mencoba bekerja keras, walaupun memang aku selalu saja belum sampai menjadi apa yang orangtuaku impikan. 

Terkadang, saat aku harus pulang larut malam, pulang pagi hari, berangkat pagi pulang pagi, aku selalu menatap suamiku sesampainya di rumah, berkali-kali aku bilang " harusnya kamu punya istri bukan kaya aku, kamu berhak bahagia, tepatnya dibahagiakan", untuk membahagiakannya aku bukan jagonya, sesampai rumah pasti aku tertidur, seharian di rumah, aku sibuk dengan aktifitasku, sekalinya bersama dan berdekatan pasti kalau ada salah satu yang sedang demam, bahkan pernah seminggu hanya sedikit berbicara karena kesibukanku yang entah apa hahah. 

Wajar jika ada yang berkata, kemana hasilnya kesibukanku selama ini, aku tak bisa menjawab, karena tak mungkin juga kujelaskan, pada intinya aku pun punya kebutuhan. Jika ada yang berkata aku sering foya-foya, aku patah hati jika mendengar hal itu, makan di luar sesekali, jalan ke luar kota bersama mas jarang sekali, karena aku berhati-hati aku tak ingin ada yang tersakiti, aku tak ingin ada anggapan " tuh buat seneng-seneng aja bisa" seakan mengiyakan bahwa menikah adalah cuci tangan dari tugas seorang anak. 

Aku saat ini sangat-sangat tidak percaya diri, aku selalu iri jika ada anak yang bisa membahagiakan orangtuanya dengan sangat, bahkan saat kemarin aku menyaksikan keluarga Halilintar patungan mobil untuk hadiah orangtuanya, disitu aku ngerasa sakit sekali, aku merasa payah, mereka semuanya kompak membahagiakan. Materi yang ada ditumpahkan hanya untuk kebahagiaan orangtua, dan itu sangat berbanding terbalik dengan aku saat ini. 

Selalu terdengar dalam diriku bahwa " orangtua selalu berkorban untuk anaknya, tapi anak belum tentu mau berkorban untuk orangtuanya,  1 orangtua dapat membahagiakan 7 orang anak dalam satu waktu, sedangkan 7 orang anak belum tentu bisa membahagiakan orangtuanya dalam satu waktu", sambil menangis aku memeluk mas  " mas tahu gitu aku jangan nikah dulu, aku harusnya selesaikan dulu tugas aku, sampai kaya keluarga halilintar, kenapa aku harus nikah dulu" .. 

Yah, tapi ini namanya hidup, tak perlu aku menyeseli kenapa harus menikah sebelum sukses, ini hanya soal waktu, apakah aku dapat melewati ujian kehidupan yang diberi Tuhan dengan baik? Jika hasilnya baik, aku dapat dua penghargaan sekaligus, yaitu  anak yang baik, berbakti, sekaligus seorang istri yang baik dan patuh terhadap suami. Walaupun itu entah kapan akan terjadi '))