3 Tahun Pernikahan adalah Tahun Pertama

Hallo temen-temen apa kabar semuanya?  Udah lama banget aku gak cerita-cerita.  Di tulisan kali ini,  aku ceritain soal pernikahan aku di 3 tahun ini,  ya seperti judulnya. Biasanya kalau pernikahan masuk tahun ke 3 gimana sih?  Ngapain aja sih normalnya? Wkwkw

Di tahun ke -3 pernikahan ini,  adalah tahun pertama untuk aku dan Mas Viky.  

1. Pertama kalinya aku mulai belajar nyetrika
3. Pertama kalinya kami sering duduk bareng buat makan di rumah. * Jadi,  aku kalau di rumah,  mendampingi Mas makan gitu, ikut atau gak ikut makan,  aku ya nuangan airnya atau bawain nasinya atau ya cuma liatin gitu wkwk*
4. Pertama kalinya aku hamil
5. Pertama kalinya aku melahirkan 
6. Pertama kali hari-hari kami dipenuhi diskusi dan introspeksi
7.Pertama kalinya kami membahas soal financial * wkwkwk * 
8. Pertama kalinya takut ke WC karena aku susah pup * maaf curhat * wkwkw
9. Pertama kalinya Mas Viky pegang kucing didepan aku, karena kucingnya masuk ke bawah kursi jemuran kaka bayik
10. Pertama kalinya aku denger Mas Viky ngaji, dan  iqomah * waktu qomatin baby Z *

-- memang sebegitu masing-masingnya kami, beberapa waktu kebelakang, dan semuanya kami sadari di tahun ke 2 pernikahan ( boleh mampir ke postinganku yang ini ya http://www.ambiwwanovita.com/2019/09/2-tahun-pernikahan-lepas-cincin-di.html )   --

18 Juli 2020, tepat 3 tahun pernikahan kami, dan pertama kalinya Mas Viky lupa ngucapin hari penting itu, saking sibuknya nyuci popok kaka bayi hihi, dan aku gak marah karena aku paham banget,  betapa luar biasanya Mas Viky adaptasi dengan dunia baru kami,  dengan kehadiran kaka bayi. 



18 Juli 2020, tepat 3 tahun pernikahan kami,  pernikahan yang jauh dari kata "sempurna". Pernikahan yang masih meraba-raba. Karena ini tahun pertama, bagi kami untuk bersinergi * haha maaf formal banget mirip visi misi perusahaan *. Dengan hadirnya kaka Bayi,  panggil bayi kami "Baby Z" semoga menjadi anak yang sholelah, cantik, campernik, sehat selalu hihi. 

Jujur,  kelahiran kakak bayik dalam berpengaruh besar membuat kami banyak berubah,  dimulai dari pemikiran sampai sikap,  sampai kepada ibadah kami, membuat kami lebih dekat dengan-Nya.  Tiap detik,  tak lepas dari doa,  banyak harap, ada takut, dan ada haru juga. 

Kami mencoba menikmati semua perubahan ini, dengan tanggung jawab baru yang kami miliki sekarang.  Tentunya,  kami tidak boleh leha-leha lagi. Belajar dari kesalahan yang lalu.  Saatnya menjadi lebih baik lagi ').

Terimakasih Ya Allah Ya Rabb Sang Maha Cinta, Engkau titipkan Kakak Bayik sebagai hadiah 3 tahun pernikahan kami yang menjadi anugerah terindah untuk kami. 


Teruntuk teman-teman dimanapun berada yang saat ini sedang berjuang untuk membahagiakan atau menyamankan pernikahannya,  semangat selalu untuk kita,  semoga kita gak pernah bosen belajar sabar, gak pernah lupa buat jatuh cinta terhadap pasangan dan selalu belajar bersama pasangan untuk mengejar ridho sang Maha Cinta dengan beribadah dan selalu pada jalan-Nya. Amin Ya Rabb. 

New Normal - Hikmah Dirumah Aja - Baim Wong

Hallo temen-temen yang aku cintai, apa kabar? Gimana nih hatinya waktu tahu mall udah mau beroperasional kembali? Wkwkw. Aku sih seneng, tapi kayaknya gak bisa cepet-cepet ngemall, karena tabungannya udah diinvestasikan buat jajan onlen *keplak*

Oke!! Jadi, sekarang dimanapun berada semua orang lagi bahas " New Normal ". Ada yang siap, ada yang ngerasa serba salah, ada juga yang masih bete karena memang gak bisa dipungkiri ada banyak kekhawatiran yang beterbangan di pikiran ini, tapi kalau aku sih tim #ikutaja, mencoba menyakini ini yang terbaik *tsah* sambil mengikuti protokol yang berlaku. Dan, berdoa semoga hal-hal baik akan selalu menyertai kita semua. Amin.

Nah, efek pandemi ini luar biasa sih buat kehidupan aku, dimulai dari belajar hemat wkwk, #dirumahaja hampir 3 bulan, ikutan aneka ragam seminar online, ujian keterampilan online, belajar masak, beberes rumah, belajar nyetrika, dan satu lagi!!! Semenjak di rumah aja, komunikasiku dan mas, jadi ada perkembangan, ada banyak kosa kata yang kita ciptakan wkwkw ini adalah NEW NORMAL untuk rumah tangga kami, yang obrolannya terbatas wkwkw. 




Ohya, perkembangan komunikasi kami terjadi karena seorang artis dan youtuber ternama. Untuk pertama kalinya selama aku kenal mas 7 tahun sebagai pasangan muda mudi, dan 3 tahun menikah, Mas Viky tiba-tiba mau ceritain apa harapan hidupnya wkwk. Secara, Mas Viky adalah bukan tipe yang suka ngayal kayak aku wkwkw. Dan waktu aku denger semua harapan bin khayalannya, aku ketawa campur haru dalam hati. Aku selama kenal dia, tiap bicara hidup ke depan, pasti berujung akunya bete, karena jawaban dia pasti "jalani dulu aja", doi begitu karena pernah punya mimpi, tapi mimpi tersebut ternyata belum rezekinya, dari situ doi jadi bukan tipe pengkhayal ulung kaya istrinya wkwkwk, nah semenjak ngikutin Baim Wong, doi jadi berani bermimpi lagi. 

Harapannya dan khayalannya dimulai dari barang apa yang doi mau, rencana kedepan hidupnya, dan ingin jadi Youtuber wkwkw. Dan, ini semua terjadi setelah Mas Viky, setiap hari nonton kontennya Baim Wong, wkwkw. Mantengin semua media sosial Baim Wong, sampai ikutan giveawaynya Baim Wong. 

Belum menang sih, tapi aku selalu jadi tim hooray. Aku seneng banget denger antusias Mas Viky, tiap nonton Baim Wong wkwkw. Tiap selesai nonton livenya aku selalu bilang sama Mas "Kuotanya masih banyak kan? Besok coba lagi. Semangat terus bosque!". 

Terimakasih Baim Wong, sudah menjadi bagian New Normal komunikasi pernikahan kami不. Setidaknya, saat ini setiap malam, kami selalu ada perbincangan. Gak sepi-sepi banget kaya beberapa waktu lalu hihi. Dan, Mas Viky punya harapan keinginan jadi lebih baik, ada seseorang yang memotivasinya buat jadi pribadi yang sukses seperti Baim Wong hihi. 


Note : mampir ke sosial mediaku yuk !

Instagram : Picme07
Twitter : Anovita07
Facebook : Ambiwwa Novita


Bolehkah Aku Mengeluh ?

Kalau dibaca judulnya sedih banget yak hihi. 

Tapi, di tulisan kali ini aku bukan mau ngeluh. Cuma baru sadar akan suatu hal, semakin dewasa, mengeluh adalah hal yang merugikan. Karena saat mengeluh, kita gak pernah tahu, apa yang akan orang sampaikan. Bisa jadi menyakitkan, disepelekan, dijadikan perbandingan, atau tidak ada respon seperti yang diharapkan. Meskipun, sebenarnya mungkin tak ada maksud buruk dari siapapun yang mendengarkan keluhan kita. Bisa jadi mungkin itu cara mereka memotivasi.



Memang semakin dewasa, pasti makin ngerasa lelah * atau aku aja? *. Kadang mulut suka ingin cari perhatian, dengan mengeluh, tapi yang didapat hanyalah jiwa semakin mengaduh. Inginnya dipeluk, tapi tak disangka malah jadi semakin pelik. 

Berharap orangtua, pasangan, sahabat, followers * hahah * bisa selalu menyemangati, tapi pada kenyataannya, ya mereka juga punya kehidupan masing-masing. Mungkin, kadang suka timbul rasa iri ketika melihat, dan mendengar cerita bagaimana rasanya memiliki orangtua menjadi pendengar yang baik, seseorang yang selalu diperlakukan manis oleh pasangannya, memiliki sahabat yang selalu ada, dan kebahagiaan orang lain lainnya yang kita rasakan tidak punya akan hal itu.  Tapi, ya jalan hidup manusia gak bisa disamakan. Dan, gak bisa juga dipaksakan. 

Jadi, bagaimana caranya mengeluh? Tak mungkin juga menyimpan sakit sendirian. Mungkin terdengar KOLOT banget ya, jawabannya adalah BERDOA. 




Berdoa yang baik dan benar, memohon ampun, tanpa menyalahkan dan menuangkan amarah kepada siapapun, lalu bersyukur atas rahmat Tuhan bisa melewati ujian satu ke ujian lainnya. Itu sih kata temenku, wkwkw. Saat berdoa, dan mengadahkan tangan, air mata yang jatuh tak akan jadi perdebatan, Tuhan tidak akan memojokanmu " HAH, cengeng banget kamu! ".

 Dengan berdoa yang baik,mengikhlaskan sesuatu yang terjadi, akan semakin membentuk jiwa-jiwa yang positif. Ya, walaupun pasti energi negatif ada saja menggoda. Tapi, setidaknya minimal tahu, bahwa mengeluh itu sangat-sangat merugikan. 


PRnya mungkin tinggal bagaimana caranya mengemaa keluhan didepan manusia menjadi bukan suatu hal yang merepotkan. Ini sih PRnya. Belajar membaca situasi saat akan menyampaikan sesuatu tanpa drama.

 Dan, berani menghadapi kalau semisal semua cara dilakoni, tapi tetap berujung konflik berarti jangan pernah bebankan orang itu lagi dengan beban kita, itu haknya untuk untuk mensejahterakan hidupnya, siapapun orangnya sekalipun itu orang yang amat sangat dekat. Satu lagi, jangan menyalahkan diri, ingat membahagiakan diri sendiri bukan tanggung jawab penuh orang lain, kita punya bahagia tanpa harus menyalahkan siapapun termasuk diri sendiri, jangan merasa sepi, jangan merasa kapok, teruslah belajar kuat dan terus belajar berkomunikasi dengan orang terdekat untuk menciptakan energi positif. 

#NP : Badai Pasti Berlalu 

Semangat untuk mengemas keluhan jadi  kekuatan. Dan  yakinkan dalam hati tentang kekuatan doa!! 



Note : tangkapan layar ini adalah perbincangan aku sama temenku lewat DM Instagram, sebenernya yang kami bahas adalah hikmah dibalik pandemi yang sedang terjadi di muka bumi ini. Lalu, temenku, cewe Garut satu ini berbagi tanpa menggurui, tentang hal apa saja yang dilakukan saat berdoa. Dan, ya ternyata apa yang ia ceritakan, sangat nyambung dengab topikku saat ini hihi. 

Puasa di Tahun 2020 - Pertama Masakin Suami

Puasa di tahun 2020 kali ini terasa berbeda * backsound rintik hujan berbunyi * wkwkwk, tenang-tenang, aku bukan mau cerita sedih. Ini mau cerita apa yang aku alami aja. 

Gak kerasa beberapa hari lagi lebaran, aku merasa ternyata aku gak begitu sia-sia di rumah karena ya hampir 3 bulan ini di rumah aja. Hikmahnya aku punya aktifitas baru selain gangguin mas bobo, yaitu nyetrika dan masak hihi. 

Selama 3 tahun menikah, aku jarang banget ke dapur. Dan, di tahun ke 3 ini. Aku agak rajin ke dapur, walau ya kadang cuma masak aer, wkwk tapi peningkatannya drastis banget dari 2 tahun ke belakang.

 Awal menikah, waktu puasa pertama sebagai suami istri, kami masih serumah sama mertua, so pasti makanan buka puasa ataupun sahur sudah terhidang di meja, hihi. 

Terus, tahun ke 2 puasa sebagai suami istri, aku ngabisin banyak waktu buka puasa di luar sama Mas. Karena, waktu tahun ke 2 pernikahan kami, aku lagi so'soan sibuk kerja di 2 tempat gitu. Pagi sampai sore, dikantor yang memang aku kerja dari tahun pertama nikah. Sore ke malem (bahkan larut) aku kerjain, kerjaan tambahan di tempat lain. Kalau sahur, karena masih serumah sama mertua, jadi ya sudah tinggal mam hihi. 

Nah, di tahun ke 3 ini, dengan situasi seperti ini, akhirnya aku dikasih ruang kebebasan sama mas turun ke dapur, sekarang udah gak serumah sama mertua, tapi tetep berdeketan lokasi tinggalnya. 

Pas turun ke dapur buat siapin buka puasa, mas awal-awal ngebetein, doi kaya Chef Juri di Master Chef gitu. Tapi, gak berlangsung lama, karena uda dianggap aman dilepas dari pengawasan wkwk, jadi bisa ditinggal. Tahu-tahu mateng aja. Soal rasa, ya amanlah. Walaupun bumbunya, mentok di bawang putih, kaldu, garem, sama merica, terus kasih cabe rawit wkwkw. 

Nah, ada puluhan masakan yang uda aku coba. Rasanya ya gitu, ada yang lebih enak dari masakan ini, tapi yang penting kemakan. Dan mas mau makannya wkwkw. 


Ada satu lagi sih yaitu bikin ager-ager wkwk *kemudian ditampol, anak kecil juga bisa*. 

Daftar masakan ini  sudah aku hidangkan selama puasa untuk mas buka puasa. Meskipun kalau sahur biasanya mas suka masak sendiri atau angetin sisa masakan pas buka, aku jarang kebangun, karena tahun ini aku full gak puasa, karena masuk trisemester tiga kehamilan, mas bilang aku gapapa gak puasa, dan setelah baca-baca berbagai sumber kemudian saran kanan kiri, okelah jalan ini aku ambil. Dan ya, bablas deh gak bangun sahur wkwk. Paling sesekali kebangun. Atau aku sengaja pasang alarm buat nemenin mas. 

Ohya, gak setiap hari aku masak, karena kadang mas masak sendiri juga (kayaknya lebih sering mas masak wkwk). Atau kalau mas minta aku masak, terus aku lagi lemes, ya aku bilang lagi mau "off duty" dulu, ya ujungnya doi masak sendiri不. 

Ya itu dia cerita kali ini, gak ada menginspirasi sama sekali. Tapi hal ini bikin aku jadi seneng, di tengah ya kegalauan memikirkan kehidupan ini, aku gak nyangka bisa turun ke dapur dan masak不, bersihin ikan sampe bergidik, masak gosong beberapa kali, dan ya ini jadi cerita di ramadhan kali ini yang gak bisa aku lupain. 

Kalau kamu?? Cerita apa yang gak bisa kamu lupain? 

Sampai ketemu di tulisan selanjutnya ya. 

30 tahun!!

Hai, Mas Viky! Selamat ulang tahun yang ke 30. Angka yang sebenernya selalu jadi hal yang aku takutkan. Sebenernya setiap kamu nambah umur, aku takut sih. Kenapa kamu harus jadi makin tua. Tapi, dari sana-Nya udah harus begitu. Dan, aku bersyukur masih bisa nemenin mas, sampai sekarang. 

Aku tahu di angka ini, mungkin ya kamu bukan seperti angka-angka sebelumnya. Di angka ini dengan dunia seperti ini, mungkin kamu harus berpikir dan berusaha semakin keras untuk jalani dunia. Aku tahu itu gak mudah, apalagi kamu punya pendamping yang bukan kooperatif, butuh perjuangan ekstra buat kamu. Tapi, aku yang gak bisa kooperatif dan gak nyambung ini, selalu berdoa yang baik-baik. 

Di angka ini, sebenernya aku ingin banget beliin kamu kamera action yang agak bagus, biar kalau dunia sudah boleh ramai lagi, kamu bisa tunjukin hasil rekamannya ke aku sama orang banyak, karena aku sering banget gak mau ikut kamu touring, karena gak mau cape di jalan hehe. Jadi, biar aku juga lihat gitu rekaman keindahan selama perjalanan, siapa tahu jadi mau ikut kalau diajak touring naik motor. Tapi, aku kadonya tahun ini, malah beliin kamu skincare, biar kamu makin nyaman kalau beraktifitas, dan kulitnya mulus cling kembali, bebas ruam-ruam. Sebenernya gak ada juga sih uangnya buat beli action cam不. 

Mas Viky, aku tahu kamu bukan tipe orang yang muluk-muluk, yang bikin harapan a-z, dan aku juga gak bisa ngarepin kamu a-z di usia yang 30 tahun ini, tapi jangan lupa ya selalu doain aku, dan hal yang lagi kita persiapkan saat ini. Cuma itu aja mas. Hadiahnya udah kemarin ya不.


Ini foto beberapa tahun yang lalu. Waktu Mas Viky masih sering banget senyum dan ketawa depan aku hehehe. 

Perawatan Kulit Cerah Maksimal Tanpa Krim - Naavagreen

Hallo temen-temen semuanya, ketemu lagi bareng aku Ambiwwa Novita. Selalu yang pertama aku tanyakan adalah kabar, karena kalau pin atm, emang mau dikasi? *auto ditoyor se-RW*. Di kesempatan kali ini kepada para pembaca yang berbahagia, aku mau ceritain pengalaman aku perawatan di Naavagreen. 

Sejujurnya, ini bukan yang pertama kali. Aku perawatan disini. Terimakasih banyak untuk blogget vlogger yeppo dan Naavagreen, sudah kasih aku kesempatan yang kedua kali untuk perawatan kecantikan. Nah, perawatan kali ini, aku gak cuma ambil treatment facial aja kaya pas pertama aku datang. 

Berkat hasil konsultasi sebelum perawatan, aku curhat dulu nih sama Bu Dokter cantik, dr. Marisa Putri Mahaniar, tentang apa yang aku alami saat ini. 

1. Aku males banget pake krim 
2. Agak serem pake rupa-rupa skincare buat dipake berkali-kali, mengingat kondisi aku lagi hamil *dan gak mau cari tahu sendiri soal kandungan skincare* 

Akhirnya bu dokter, nenangin aku gak perlu was-was pake skincare, asal dari brand terpercaya yang bersabat untuk Ibu Hamil, nah Naavagreen sendiri memiliki produk khusus untuk Ibu hamil dan menyusui, jadi saat konsul, katakanlah sejujurnya, supaya nanti dokter di Naavagreen yang menangani tahu apa yang menjadi kebutuhan kulit kamu. 


Nah, tapi aku tetep kekeuh ke bu dokter, gak mau pake krim-kriman karena males banget. Akhirnya, bu dokter kasih solusi, perawatannya di maksimalkan, tapi kudu tetep pake sunblock kalau ke luar rumah, dan wajib "semalas" apapun, membersihkan wajah setelah beraktifitas. 


Ohiya, btw ada yang ngikut dan selalu ikut perawatan juga kalau aku kesini, do'i mas Suami juga suka sama hasil perawatan disini. Karena gak perlu menguras kantong ceunah. Naavagreen bisa untuk cowok dan cewek ya guys. Ohya, hasil analisis kulit aku dari bu dokter adalah : 

1. Muncul flek-flek di wajah
2. Agak Kusam
3. Agak kasar di beberapa bagian kulit

Yo letsgow, kita ke tahapan perawatannya ya. 


Pertama, Bio Light Theraphy (red). Sebelumnya wajah aku, dibersihkan terlebih dahulu oleh beauty therapist yang bertugas. Fungsinya sih supaya kulit cerah, kenyal, meningkatkan pembentukan kolagen alami, dan mengurangi flek pada wajah. Saat proses bio light theraphy, sekitar 10/15 menit, aku lupa wkwk. Sekitar segituan lah ya, pokoknya mataku terpejam, dan ditutup lagi pake kacamata gitu. 

Kedua, kita masuk ketahapan facial qaqa. Dan, di tahapan ini, komedo aku panen banyak qaqa. Facial di Naavagreen fav banget sih, beauty therapistnya ngepijat wajah dan memperlakukan wajah ini tuh dengan "enakeun" banget. Kalau buat cewe, selalu ditawarin "mau dipijat bagian dada dan rapihin alis gak?" kece banget khan qaq? Pokoknya facialnya oke punya disini. 


Ketiga, lanjut ke tahapan micro peeling. Nah, kalau di tahapan ini langsung ditangani oleh bu dokter yang bertugas. Di tahapan ini, untuk menghempas kulit - kulit mati yang bersarang di wajah, prosesnya gak lama, dan gak sakit. 


Ditutup dengan maskeran kaka, ciyus ya ini maskernya enak banget. Dingin gitu. Dan ini maskernya gak dijual sama Naavagreen, jadi selalu deh dikangenin banget itu maskerannya kalau ke Naavagreen. 


Perawatan wajah ini membutuhkan waktu, sekitar 1,5jam , jadi pastikan luangkan waktumu qaqa. Oke, sudah memasuki babak-babak akhir tulisan. Penasaran pasti kan sama hasilnya. 


Yang bawah tampak bersyinar banget ya qaqa. Total perawatan disini, aku ambil 3 perawatan senilai Rp.210.000. Terjangkau kan ? 

Tak lupa, perawatan maksimal dengan menggunakan produk Naavagreen. Terimakasih temen-temen sudah membaca sampai selesai. Love you, Naavagreen. 

Raiku punya produk terbaru!

Hallo temen-temen apa kabar? Semoga selalu dalam lindungan-Nya. Di tulisan kali ini aku mau cerita pengalaman aku menggunakan produk terbaru Raiku. 


Awal tahu produk Raiku itu sekitar tahun 2016 apa 2017 gitu, awal-awal suka review make up dan skincare. Dan pas nemu brand lokal Raiku aku langsung tertarik gitu, secara brand lokal satu ini sudah halal, aman dan produknya "paraben free". Awal review, aku tuh review skincarenya. Nah, di tahun 2020 ini, happy banget Raiku punya koleksi make up. 



Raiku Lip Cream mengandung bahan aktif Argan Oil, Vitamin E, dan UV Filter. Bikin bibir lembab, melindungi dan nyaman dipakai. Disini aku pake shade 01 Orange Lily.


Kemasan luarnya terdiri dari dus dengan polesan warna pastel khas Raiku banget. Dan kemasan lip creamnya, merupakan kemasan lip cream yang simpel. Kita dapat melihat warnanya dari botol lip creamnya. 


Informasi produk yang disampaikan oleh kemasannya pun sangat lengkap. Dimulai judul produk, kandungan produk, komposisi, keterangan exp, nomor BPOM, dan barcode. 


Warna orange lily, merupakan warna yang fresh. Aman gitu ya warnanya untuk pemakaian sehari-hari. Aplikatornya juga nyaman digunakan. Untuk ketahanan warnanya, sekitar 4 - 5 jam tanpa dibawa makan makanan yang berminyak hihi dan gosipin berita selebgram wkwk *apasi*


Nah, kalau warnanya ga tahu kenapa kalau diolesin ke bibir lebih pucat daripada di oles di tangan gitu. Tapi aku tetep suka, karena dipake seharian gak bikin kering ke bibir. Gak ada wangi yang menyengat. Dan warnanya bisa aku jadiin buat warna dasar ombre. Cobain, cakep deh hihi. 


Nah, setelah bahas produk terbarunya. Gak lupa nih yang terpenting setelah make up adalah pembersihan. 
Raiku cleansing cream, dipakai sebelum cuci muka nih guys. Cleansing creamnya gak lengket, dan untuk hasil pembersihannya oke loh. Tinggal aplikasikan ke kulit wajah yang akan dibersihkan, lakukan pijitan berulang, usap dengan kapas, langsung deh dioles-oles, bersih deh. 


Maaf banget disini aku pake tisu wkwk, karena gak bawa kapas waktu sesi foto produk. Mau lihat hasil pembersihannya? 


Taraaaaa..bersih kan guys? !! Untuk semua jenis kulit. Produk satu ini memiliki klaim untuk membersihkan makeup dan kotoran. Dengan kandungan, Chamomile Extract mempunyai kemampuan antiseptik dan anti-inflamasi yang dapat membersihkan pori-pori yang tersumbat tanpa menimbulkan iritasi, serta Vitamin E menjaga kelembaban kulit. 


Yuk samaan pake produk-produknya Raiku. Terimakasih Raiku dan Blogger Vlogger Yeppo.